Tertarik Migrasi ke Cloud? Ini Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui Lebih Dulu

Setelah acara peluncuran Google Cloud Region Indonesia (Jakarta) pada akhir bulan Juni lalu, kebutuhan akan migrasi ke Google Cloud Platform(TM) mulai meningkat. Perusahaan baik dari level startup maupun yang sudah besar mulai tertarik untuk menggunakan layanan Google Cloud Platform ataupun memindahkan server on premise ke cloud. Sebelum membahas manfaat migrasi ke Google Cloud Platform, mari kita bahas apa itu Google Cloud Platform. 

3024061

Google Cloud Platform?

Google Cloud Platform (GCP) adalah serangkaian fitur dari Google yang memberikan layanan komputasi awan yang berjalan pada infrastruktur yang sama dengan yang digunakan Google secara internal untuk produk-produk pengguna, seperti Google Search, Gmail dan YouTube. Bersamaan dengan seperangkat alat manajemen, ia menyediakan serangkaian layanan Cloud modular termasuk komputasi, penyimpanan data, analisis data, dan pembelajaran mesin.

Kelebihan Utama Ketika Migrasi ke Cloud

      • Hemat Biaya

Salah satu pendorong terbesar bagi perusahaan untuk memindahkan infrastruktur IT ke Cloud adalah untuk menghemat biaya. Rata-rata, perusahaan menghemat sekitar 35% pengeluaran bidang IT dengan migrasi ke Cloud.

Dalam hal komputasi, perusahaan-perusahaan yang bekerja on-premise memiliki banyak kapasitas komputasi tidak terpakai yang membuang biaya. Dengan menggunakan Cloud Computing dan Virtual Machine yang secara otomatis menambah atau mengurangi skala komputasi menurut kebutuhan Anda, Anda hanya membayar biaya komputasi yang Anda pakai sehingga perusahaan bisa memangkas banyak biaya pengeluaran.

Begitu juga dengan data storage. Dengan menggunakan opsi dedicated storage, bergantung dengan tipe data dan ketersediaan yang dibutuhkan, Anda bisa menghemat banyak biaya untuk penyimpanan data.

      • Keamanan data

Ketika menyimpan data yang sensitif di Cloud, keamanan menjadi keprihatinan kita semua. Tetapi dengan Google Cloud, data Anda kemungkinan besar lebih aman dibanding ketika menggunakan server data privat yang cenderung lebih rentan terhadap serangan hacker dan masalah teknis.

Dengan Google Cloud, data Anda disimpan menggunakan beberapa kali enkripsi. Google juga memenuhi banyak standar keamanan internasional sehingga menjamin hanya Anda yang bisa mengakses data Anda apapun yang terjadi. Untuk informasi lebih lanjut klik di sini.

      • Integrasi yang mulus

Ada sangat banyak benefit yang bisa Anda dapatkan dengan migrasi ke Cloud yang mungkin tidak dapat dilihat secara langsung. Ketika Anda menyimpan data di Google Cloud, Anda bisa dengan mudah menggunakan tools yang disediakan Google seperti BigQuery untuk menganalisa data dan mendapatkan perspektif baru. Atau Anda juga bisa menggunakan tools lain seperti Pembelajaran Mesin (Machine Learning) untuk membuat aplikasi Anda lebih pintar dalam hitungan menit.

Metode Migrasi

Lift and Shift

Dengan metode ini, Anda hanya memindahkan infrastruktur Anda ke Cloud tanpa merubah apapun dengan membuat VMs yang memiliki environment yang sama persis. Metode ini direkomendasikan jika Anda butuh untuk migrasi secepatnya ke Cloud dan tidak bisa mengoptimasi aplikasi Anda untuk Cloud, biasanya terjadi untuk Legacy Applications.

Move and Improve

Dengan metode ini, Anda juga memindahkan aplikasi Anda ke Cloud tanpa merubah apapun. Tetapi setelah migrasi ke Cloud, Anda dapat mengoptimasi aplikasi Anda agar bekerja lebih efisien di Cloud dan juga menambah fitur dengan memanfaatkan tools yang sudah disediakan GCP agar aplikasi Anda lebih fungsional. Metode ini biasanya merupakan jalan tengah yang bagus antara waktu migrasi dan hasil.

Rebuild on the Cloud

Dengan metode ini, Anda tidak memindahkan aplikasi Anda ke Cloud, tetapi Anda membangun kembali aplikasi Anda di Cloud sesuai dengan arsitektur Cloud dengan serverless tools. Metode ini memiliki banyak kelebihan karena paling efisien dan secara keseluruhan memberikan hasil terbaik. Jika Anda ingin aplikasi Anda lebih fleksibel dan tahan untuk tahun-tahun mendatang ini adalah metode yang sangat kami rekomendasikan.

Itulah beberapa informasi tentang migrasi ke GCP. Semoga dapat menambah wawasan, ya! Penasaran ada topik teknologi apalagi setelah ini? Tunggu pembahasannya di artikel selanjutnya.

Article by: Aditya Bagus Prasetya (Cloud Architect, Cloud Ace)

 

%d bloggers like this: