Mudah Sekali! Cara Mengaplikasikan Custom Domain dan SSL ke Aplikasi Google App Engine

Di artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai langkah-langkah pembelian Google Domain. Nah, di artikel kali ini, kami akan membahas tentang cara mengaplikasikan Google Custom Domain (yang sudah dibeli) dan SSL ke aplikasi Google App Engine.

Menggunakan Managed SSL untuk Konfigurasi SSL

Managed SSL adalah suatu layanan SSL yang dikelola untuk aplikasi Google App Engine. Dengan menggunakan layanan ini, pengguna akan dibebaskan dari pembelian sertifikat dan permasalahan update. Jadi tidak perlu lagi ada reminder berisi perintah untuk meng-update SSL.

Kali ini, dengan menggunakan layanan SSL, kami akan mengonfigurasi SSL dan custom domain dengan berpedoman pada langkah-langkah berikut.

Pertama-tama, Siapkan Project GCP!

Saat kita menggunakan Google App Engine, pertama-tama yang perlu dipersiapkan adalah Project GCP.

Konfigurasi Pertama Google App Engine

Setelah menyiapkan project GCP, selanjutnya adalah mengonfigurasi Google App Engine. Pilihlah Project GCP yang sebelumnya dibuat di Cloud Console. Lalu, pilihlah “App Engine” dari menu sebelah kiri.

Begitu layar komputer Anda bertransisi ke laman App Engine, akan muncul halaman selamat datang, kemudian klik “Select language”.

Begitu di-klik, akan muncul daftar bahasa-bahasa yang didukung untuk GAE SE. Lalu, klik “Go”.

Selanjutnya, pilih lokasi Google App Engine, untuk kali ini pilihlah “asia-northeast1”, kemudian klik tombol “Next”.

Selanjutnya, jika di layar Anda muncul seperti ini, maka konfigurasi sudah selesai dan Anda siap menuju ke konfigurasi custom domain.

Men-deploy Aplikasi Google App Engine

Selanjutnya, dalam artikel ini, kami akan men-deploy aplikasi Google App Engine.

Mengaplikasikan Custom Domain di Google App Engine

Kemudian, di artikel sebelumnya, domain yang sudah dibeli akan diaplikasikan di Google App Engine. Silakan buka menu di sebelah kiri, lalu beralih ke layar konfigurasi dengan memilih [App Engine]-[Settings].

Jika sudah beralih ke layar konfigurasi, pilihlah [Custom domains]-[Add a custom domain], maka layar akan beralih lagi ke layar penambahan custom domain.

Mula-mula, pilih domain yang akan dipetakan. Namun, dalam hal ini domain yang sudah dibeli di Google Domain sudah dalam keadaan dipilih, maka tetap biarkan saja, lalu tekan “Continue”.

Jika domain tidak dibeli di Google Domain, maka ia tidak terikat dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku di Google Account, jadi perlu dilakukan pengecekan kepemilikan domain. Ketikkan domain yang sudah dibeli ke textbox, kemudian klik tombol “Verify”. Begitu sudah di-klik, lanjutkan ke pengkonfirmasian kepemilikan dengan merujuk pada sumber di bawah ini.

Setelah memilih domain, ketik domain yang akan dipetakan dan subdomain, kemudian klik tombol “Save mappings” di aplikasi Google App Engine.

Setelah penyimpanan selesai, status akan berubah menjadi “Valid”, kemudian klik tombol “Continue” dan lanjutkan.

Jika muncul DNS code seperti di bawah ini, maka pengaturan GCP console sudah selesai. Tetap biarkan layar dalam keadaan seperti itu dan lanjutkan ke bagian selanjutnya.

Mendaftarkan Google App Engine DNS Code di Google Domain

Di bagian sebelumnya, konfigurasikan DNS Code yang muncul di Google Domains. Pertama, koneksikan terlebih dahulu ke layar Console Google Domain.

https://domains.google.com/

Setelah terkoneksi ke Console Google Domain, klik ikon konfigurasi DNS.

Kalau sudah beralih ke layar konfigurasi DNS, daftarkan semua DNS Code yang muncul di bagian sebelumnya di “Custom Resource Code”. Lalu tentukan nama apapun yang dikehendaki dan konfigurasi Google Domain Anda telah selesai.

Terakhir, Konfigurasikan SSL

Setelah selesai mengonfigurasi Google Domain, silakan kembali ke laman custom domain sebelumnya dan tekan “Done”. Dengan begitu, langkah-langkah pengonfigurasian SSL oleh user sudah selesai.

Jika tombol “Done” ditekan, maka akan kembali ke layar custom domain. Setelah itu, laman akan berganti menjadi ‘loading SSL Security’, dan tunggu sebentar sampai SSL terkonfigurasi sempurna.

((Dari gambar di bawah, dapat diketahui bahwa proses konfigurasi memerlukan waktu sekitar 1 jam.))

Setelah konfigurasi selesai, akan muncul “Google-managed, auto-renewing” di laman “SSL security”. Lalu, mari kita periksa apakah benar-benar bisa tersambung ke aplikasi Google App Engine, dengan melihat apakah tulisan “Hello world” muncul di browser.

Konfigurasi domain dan SSL Anda berhasil apabila muncul aplikasi Google App Engine yang telah di-deploy seperti di bawah ini.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, maka selesai sudah proses konfigurasi custom domain dan SSL. Ternyata cukup mudah, bukan? Andapun sekarang juga bisa mencoba mengaplikasikan custom domain dan SSL di aplikasi Google App Engine.

Di perusahaan kami (Cloud Ace) juga menawarkan support operasional dan perkenalan ke Google Cloud Platform. Bagi Anda yang berminat, silakan menghubungi segera, tidak hanya mengenai Google App Engine saja, tetapi juga layanan Google Cloud Platform yang lain pun akan kami layani.